16/05/2026
TIGA KESALAHAN EVENT ORGANIZER PEMULA yang paking sering dilakukan dan bikin event jadi berantakan
1. Bikin Rundown Asal - Asalan
Rundown yang baik selalu memperhitungkan semua aspek mulai Loading / Bump In , GR / Runtrough , Transisi , Mood Audience, preparation , bump out / loading out dsb. -- Sekalianya Rundown molor Acara jadi berantakan. Akibatnya jadi banyak yang harus dikorbsnkan mulsi dari waktu, tenaga, biaya , konten , bahkan acara itu sendiri.
2. Tidak Ada Back Up Plan
Tidak membuat contogensi atau plan cadangan bila terjadi sesuatu, dalam event murphys law berlaku . Kadang Cuaca berubah , Vendor Telat , sound Mati , LED rusak, pembicara batal tiba-tiba dsb sangat mungkin terjadi -- disinj event orgsnizers wajib over thingking di awal dengan menyiapkan back up plan dengan mrmperhitungkan segala kemungkinan. Bils terjadi hal yang gak diinginkan tersebut EO sudsh tau harus berbuat apa.
3. Brie Client Tidak Dikunci
Ekspetasi Client VS realita Lapangan jadi Miss Match, hal ini karena briefnya gak clear dari awal, sehingga pemahaman Eksekutor dan pemilik event berbeda -- Alhasil client kecewa padahal EO merasa sudah menjalankan dengan benar
Disini Kunci dan pastiksn semua diawal / clear brief dengan menyeragamkan presepsi sangat penting.
Kontrak dan brief yang clear di awal buksn soal tidak percaya tali merupakan bentuk profesionalisme
Akhir kata :
Yuk Jangan Cuman Jago ngasal!!
Mulai dari fondasi yang benar
EO yang jago bukan yang kelihatan grusa grusu beresin masalah di tengah event -- tapi justru yang bisa merencanakan dan menjalankan event dengan terstruktur , terencana, dan rapih.
Regards
Boudewijn Boy
FOUNDER OF BERSAMAGROUP
86production