26/11/2022
SEBAGIAN POTRET LINGKUNGAN KEDAI
Seadanya ruang inilah kami memulai, mengupayakan semua yang ada dapat dibagi bagi.
Kami berbagi ruang antara kedai dan rumah tinggal, kami berbagi halaman utk parkir kendaraan bahkan kami sering meminta teman - teman utk berbagi meja dan kursi dg pengunjung lainnya. Dan tak kalah penting, kami berbagi waktu dengan tetangga sekeliling kami.
Dari sebuah ruang kecil ini p**a, kami bahagia menyaksikan antusian seluruh teman - teman yang datang. Rasanya tidak menyangka rumah ini sudah sampai di titik ini. Jika diutarakan ditulisan ini, entah berapa panjangnya. Yang jelas kami bnyak berterimakasih atas smua ini.
Lalu ada sebuah harapan yang kami titip ke teman - teman. Kedai kami adalah milik smua orang, milik teman - teman yang datang, milik penghuni rumah ini serta milik tetangga sekitar. Akan sangat egois jika kita hanya memikirkan kebahagiaan dan kenyamanan kita sendiri. Mungkin akan lebih elok jika kita juga berbagi kebahagiaan dan kenyaman dengan semuanya. Contoh kecil adalah dengan tidak membuang sisa puntung rokok sembarangan atau tidak lantang dan percaya diri bernyanyi lengkap diiringi gitar yang teman - teman bawa dari rumahnya.
Kami sangat menyayangi teman-teman yang datang tapi kami juga harus sama sayangnya dengan pemilik rumah serta tetangga - tetangga kami.
Saling lah menjaga, saling lah berbagi kenyamanan dengan yang lainnya.