Debra Yora

Debra Yora berita tentang banyuwangi,konten hiburan publik,jawa timuran,dan nasional

Bupati ipuk kembali mendapat penghargaan dari universitas Brawijaya.Universitas Brawijaya (UB) Malang memberikan penghar...
08/05/2026

Bupati ipuk kembali mendapat penghargaan dari universitas Brawijaya.

Universitas Brawijaya (UB) Malang memberikan penghargaan kepada Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sebagai daerah yang memiliki perkembangan ekosistem halal sangat pesat.

"Komitmen Banyuwangi dalam mengupayakan ekosistem halal mendapat apresiasi tinggi dari akademisi Universitas Brawijaya dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Penghargaan ini diberikan atas dukungan dalam menciptakan ekosistem dan industri halal," ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam keterangannya di Banyuwangi, Kamis.

Dia menyampaikan Banyuwangi mendapatkan tiga penghargaan sekaligus, di antaranya penghargaan atas inovasi, kolaborasi dan pemberdayaan publik untuk pengembangan ekosistem halal, dan penghargaan untuk pengembangan infrastruktur halal.

Pemkab Banyuwangi, lanjut Ipuk, telah memfasilitasi ribuan UMKM dalam pengurusan sertifikat halal, dan sudah terbit sebanyak 22.091 sertifikat halal untuk produk UMKM yang pengurusannya difasilitasi pemerintah daerah.

Untuk rumah potong hewan (RPH), sudah ada delapan rumah potong hewan dan empat rumah potong unggas yang tersertifikasi halal.

Bupati Ipuk menambahkan penghargaan dari Universitas Brawijaya dan BPJPH ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat ekosistem halal di Banyuwangi.

"Ini bukan hanya tentang sertifikasi, tetapi bagaimana kami membangun ekosistem yang menyeluruh, mulai dari UMKM, infrastruktur, hingga pariwisata halal yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujar dia.

Ipuk berkomitmen akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak agar pengembangan industri halal di Banyuwangi semakin inklusif dan berkelanjutan.
Baca selengkapnya :https://www.google.com/amp/s/jatim.antaranews.com/amp/berita/1063884/banyuwangi-raih-penghargaan-ekosistem-halal-dari-universitas-brawijaya

Wenak Zaman e Pak Anas Opo Zaman Bu Ipuk Dulur??Kelendi menurut riko dulur?
07/05/2026

Wenak Zaman e Pak Anas Opo Zaman Bu Ipuk Dulur??
Kelendi menurut riko dulur?






Podo Oleh Penghargaan,Kiro-Kiro Seng Berkompeten Sopo dulur??Abseno dulur?
01/05/2026

Podo Oleh Penghargaan,Kiro-Kiro Seng Berkompeten Sopo dulur??
Abseno dulur?



Kiro-kiro seng pantas pengganti Dinasty Abdullah Azwar Anas sopo kiro-kiro dulur?
17/04/2026

Kiro-kiro seng pantas pengganti Dinasty Abdullah Azwar Anas sopo kiro-kiro dulur?


Hasil mediasiSugiono tidak ada datang
17/04/2026

Hasil mediasi
Sugiono tidak ada datang

Aktivitas Belajar-Mengajar SMP 1 Singojuruh terancam terganggu,Guna Lapor Camat apa ya?Dari Fenomena ini seharusnya prog...
16/04/2026

Aktivitas Belajar-Mengajar SMP 1 Singojuruh terancam terganggu,Guna Lapor Camat apa ya?

Dari Fenomena ini seharusnya program yang sudah di gembar-gembor Ibu Bupati Banyuwangi "Lapor Camat" di berdayakan untuk menjadi mediator.

Aktivitas belajar mengajar di SMPN 1 Singojuruh, Banyuwangi, Jawa Timur, terancam terganggu menyusul ancaman dari yang berencana menutup akses jalan utama menuju sekolah tersebut.

Gang jalan masuk SMPN 1 Singojuruh Banyuwangi, yang merupakan tanah milik warga sekitar sekolah. (Foto : Dokumentasi TIMES Indonesia).

Ancaman penutupan jalan tersebut bukan tanpa alasan. Warga mengklaim bahwa akses jalan masuk menuju sekolah tersebut bukanlah jalan umum, melainkan tanah pekarangan milik warga setempat.
Tokoh warga sekaligus Ketua RW 1 Dusun Krajan Barat, Sugiyono Hadi menyampaikan bahwa ultimatum tersebut merupakan puncak kekecewaan masyarakat terhadap sikap Kepala SMPN 1 Singojuruh, Hj. Lilik Subekti, M.Pd, Kons, yang dinilai kurang menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

"Gang jalan masuk ke sekolah itu bukan jalan umum, ini pekarangan milik warga. Masyarakat sini kurang baik bagaimana, warga tidak pernah mempermasalahkan tanahnya digunakan jalan untuk sekolah, tapi kepala sekolahnya tidak pernah peduli dengan warga," ujar Sugiyono, Selasa (14/4/2026).

Sugiono menjelaskan, pihak sekolah seolah menutup mata terhadap kondisi infrastruktur gang yang rusak. Padahal setiap hari dilewati oleh ratusan siswa dan guru.

baca selengkapnya:
https://timesindonesia.co.id/peristiwa-daerah/585554/warga-ancam-tutup-jalan-masuk-smpn-1-singojuruh-banyuwangi-ini-alasannya



guntur



Framing yang terus Di gaungkan oleh Bupati Banyuwangi, Pengunjung Naik, Tidak sesuai TargetJumlah kunjungan wisata di Ba...
15/04/2026

Framing yang terus Di gaungkan oleh Bupati Banyuwangi, Pengunjung Naik, Tidak sesuai Target

Jumlah kunjungan wisata di Banyuwangi sepanjang tahun 2025 menunjukkan peningkatan signifikan. Namun, lonjakan tersebut belum sejalan dengan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pariwisata.

Berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Akhir Tahun Anggaran 2025, wisatawan Nusantara meningkat dari 3,28 juta orang pada 2024 menjadi 3,50 juta orang di 2025. Sementara itu, wisatawan mancanegara juga naik dari 122,90 orang menjadi 166,99 orang.

Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi, Febri Prima Sanjaya, menyebut peningkatan kunjungan tersebut belum berbanding lurus dengan penerimaan retribusi pariwisata yang hanya terealisasi 31 persen dari target.

"Jika melihat angka kunjungan wisata ke Banyuwangi tahun 2025 sangat luar biasa, namun capaian penerimaan retribusi pariwisata masih jauh dari target yang ditetapkan yang hanya terealisasi sebesar 31 persen," ujarnya.

la menjelaskan, target PAD dari retribusi tempat wisata pada 2025 sebesar Rp3,4 miliar, namun realisasinya hanya mencapai sekitar Rp1,3 miliar.
"Penerimaan retribusi tempat wisata masih sangat jauh dari target yang ditetapkan. Hal ini tentu menjadi tanda tanya kami, bagaimana pengelolaan retribusi di tempat pariwisata itu, apakah terjadi kebocoran yang sistematis," kata Febri.

Menindaklanjuti hal tersebut, Komisi III DPRD Banyuwangi berencana menggelar rapat kerja khusus dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta para pelaku usaha wisata.

"Untuk menindaklanjuti hal ini, Komisi III akan melakukan rapat kerja khusus dengan Dinas Pariwisata dan pengelola destinasi wisata dengan tujuan mengurai persoalan yang menjadi kendala di lapangan," jelasnya.

Febri juga menyoroti sistem e-ticketing pariwisata yang dinilai belum berjalan optimal. Padahal, sistem tersebut sudah terintegrasi secara online dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk mencatat jumlah pengunjung dan retribusi secara real time.

baca selengkapnya :

https://beritajatim.com/kunjungan-wisata-banyuwangi
-naik-pad-retribusi-justru-seret-hanya-31-persen?doing_wp
_cron=1776253380.0214550495147705078125

Tabir gelap yang menyelimuti proses pengalihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi, terus...
14/04/2026

Tabir gelap yang menyelimuti proses pengalihan Izin Usaha Pertambangan (IUP) tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi, terus menjadi sorotan tajam.

Kelompok Pegiat Anti Korupsi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan pelanggaran hukum yang berpotensi merugikan negara dalam skala raksasa.

Bukan sekedar isu administratif, kasus ini disebut-sebut menyimpan potensi pendapatan negara dari sektor denda yang nilainya fantastis yang mencapai Rp26 triliun.
Koordinator Kelompok Pegiat Anti Korupsi, Ance Prasetyo, mengungkapkan bahwa kunci dari terbongkarnya skandal ini terletak pada keabsahan proses pengalihan izin dari PT Indo Multi Niaga (PT IMN) ke PT Bumi Suksesindo (PT BSI).

Sorotan utama tertuju pada Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Bupati Banyuwangi saat itu, Abdullah Azwar Anas, pada tahun 2012. SK inilah yang menjadi fondasi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) bagi PT BSI.

"Jika proses pengalihan izin ini terbukti melanggar aturan, maka seluruh izin turunannya, termasuk IPPKH, menjadi cacat hukum. Ini bukan hanya soal korupsi, tapi soal denda administratif yang harus dibayar ke negara," tegas Ance Prasetyo.

Ance Prasetyo memaparkan analisis hukum berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 45 Tahun 2025 dan Permen ESDM No.391K.MB01/MEM.B/2025. Aturan ini mengatur sanksi berat bagi kegiatan usaha pertambangan di kawasan hutan yang tidak memiliki landasan hukum

Daftar Kasus OTT KPK Jawa Timur,Apakah Bupati Banyuwangi ikut Terseret Dulur?Abseno lur!!1. Saiful Ilah (Bupati Sidoarjo...
13/04/2026

Daftar Kasus OTT KPK Jawa Timur,Apakah Bupati Banyuwangi ikut Terseret Dulur?Abseno lur!!
1. Saiful Ilah (Bupati Sidoarjo 2015-2020): Suap infrastruktur
2. Ahmad Muhdlor Ali (Bupati Sidoarjo 2019-2024): Alat Kesehatan
3. Puput Tantriana Sari (Bupati Probolinggo 2021-2024): Jual-Beli Jabatan Kades
4. Novi Rahman Hidayat (Bupati Nganjuk 2018-2023): Jual-Beli Jabatan Desa
5. Eddy Rumpoko (Wali Kota Batu 2011-2016): Suap Pengadaan
6. Nyono Suharli (Bupati Jombang 2016-2021): Suap Kadinkes
7. Bambang Irianto (Wali Kota Madiun 2009-2014): Gratifikasi Pasar
8. Achmad Syafii (Bupati Pamekasan 2010-2015): Suap Kajari
9. Taufiqurrahman (Bupati Nganjuk 2013-2018): Suap Jabatan
10. Mochammad Anton (Wali Kota Malang 2013-2018): Suap DPRD
11. Mas'ud Yunus (Wali Kota Mojokerto 2011-2016): Suap APBD
12. Sugiri Sancoko (Bupati Ponorogo 2021-2026): Suap Promosi
13. Maidi (Wali Kota Madiun 2021-2026): Fee Proyek
14. Karna Suswandi (Bupati Situbondo 2021-2025): Korupsi Dana PEN
15. Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo kasus OTT Pemerasan
kiro-kiro Banyuwangi aman ta dulur?






Guru,ASN,PPK Banyuwangi Naik Sepeda Ontel,Pegawai SPPG Oleh Sepeda Listrik,Kelendi Dulur?Guru Disuruh Naik Sepeda demi H...
11/04/2026

Guru,ASN,PPK Banyuwangi Naik Sepeda Ontel,Pegawai SPPG Oleh Sepeda Listrik,Kelendi Dulur?
Guru Disuruh Naik Sepeda demi Hemat Anggaran, SPPG Dapat Motor Listrik Mewah !!
Selamat datang di era efisiensi pemerintah yang luar biasa kreatif.
Di satu sisi, para guru diimbau-bahkan "disuruh"-naik sepeda ke sekolah demi menghemat anggaran negara. Katanya, biar APBN tidak bocor, biar lebih "ramah lingkungan", biar jadi contoh.
Jadi pagi-pagi buta, bapak guru sudah mengayuh sepeda ontel sambil membawa tas kulit hitam legendaris, melewati sawah dan debu, demi mendidik generasi penerus bangsa.

Di sisi lain, SPPG (entah itu Satuan Pengamanan, Satgas, atau apa pun singkatannya) dapat jatah motor listrik baru, lengkap dengan box belakang yang gede, tas ransel keren, dan seragam yang rapi. Motornya kinclong, lampunya nyala terang, siap melaju dengan anggaran yang entah dari mana asalnya.
Lucu ya kebijakan bupati Banyuwangi ini..😁
Riko Nunggang Paran Dulur kadung Berangkat Kerjo?


fiestiandanicenter


Bupati Ipuk Menuai Pujian dari Kenaikan Pertumbuhan ekonomi,Dampak e opo riko rasakno ta dulur?Data Badan Pusat Statisti...
10/04/2026

Bupati Ipuk Menuai Pujian dari Kenaikan Pertumbuhan ekonomi,Dampak e opo riko rasakno ta dulur?
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi terus tumbuh di tahun 2025 yakni sebesar 5,65 persen. Angka tersebut diketahui lebih tinggi dari Jawa Timur dan juga nasional. Pertumbuhan ini dinilai tidak lepas dari kebijakan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di sektor usaha.
"Pada 2025 perekonomian Banyuwangi tumbuh dengan baik yang ditopang oleh pertumbuhan semua sektor usaha," kata Kepala Badan Pusat Statistik Banyuwangi Abdus Salam, Kamis (9/4/2026).

Berdasarakan data BPS, secara kumulatif Januari-Desember 2025 perekonomian di Banyuwangi mengalami pertumbuhan sebesar 5,65 persen. Lebih tinggi dari Jawa Timur sebesar 5,33 dan nasional 5,11 persen.

Abdus mengatakan sektor yang mengalami pertumbuhan paling tinggi di 2025 dibandingkan tahun 2024, adalah sektor jasa, terutama pariwisata yang melaju hingga 8,64 persen, disusul sektor transportasi dan pergudangan dengan laju 8,4 persen.

"Sektor pariwiata mengalami pertumbuhan yang paling tinggi seiring dengan jumlah kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara yang naik hingga 8,26 persen dari tahun lalu. Disusul sektor jasa transportasi naik 8,4 persen, karena adanya peningkatan mobiltas pada berbagai moda transportasi baik kereta api, bus dan pesawat udara," terangnya.
baca selengkapnya :
https://beritajatim.com/pertumbuhan-ekonomi-banyuwangi-lebih-tinggi-dari-jatim-dan-nasional
i

r

Address

Jember
Jember

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Debra Yora posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Establishment

Send a message to Debra Yora:

Share

Category